poster film Petualangan Sherina 1

Masyarakat kini tengah menanti-nanti kehadiran sekuel film Petualangan Sherina, yang sudah digembar-gemborkan sejak tiga tahun yang lalu. Bagaimana tidak, film Petualangan Sherina menjadi film legendaris yang masuk ke banyak hati penonton dari semua usia dan kalangan, baik dari anak-anak hingga orang tua. 

Sebagai film musikal dengan tema petualangan yang sasarannya anak-anak dan keluarga, film ini sangat membekas dalam ingatan, bukan hanya tentang scene, tokoh, ataupun barang-barang unik, melainkan juga tentang semua memori di zamannya. Jadi, saat saya bernostalgia dengan film Petualangan Sherina, saya otomatis bernostalgia dengan suasana saat saya menonton film tersebut, memori-memori indah di usia-usia saat saya menonton film itu, dan semua hal yang berkaitan dengan masa lalu. Memang seajaib itu. 

Rasanya, saya tidak pernah bosan menonton ulang film Petualangan Sherina. Selain karena alur cerita yang menarik dan musiknya yang keren, karakter Sherina yang kuat juga sangat dibuat decak kagum oleh para penonton. Sherina menjadi idaman yang diidolakan oleh anak-anak pada zamannya hingga terdapat istilah semua anak ingin seperti Sherina: Sherina yang senang bertualang, pemberani, jago nyanyi, bisa balet, sering pakai perban, bekal coklat bulat warna-warni, dan semacamnya. Bahkan, penulis skenario mengatakan bahwa orang yang menonton film ini seperti masuk ke rumah Sherina karena Sherina tampil berakting menjadi dirinya sendiri. Sepertinya, tak muluk-muluk kalau film Petualangan Sherina adalah film anak-anak terbaik versi Indonesia selama saya hidup saat ini. 

Sebelum menonton film Petualangan Sherina 2 yang akan menceritakan kisah Sherina dan Sadam 23 tahun kemudian, mari recall kembali memori tentang Petualangan Sherina 1 agar nostalgianya makin dibuat merinding! 


Fakta-Fakta Unik di balik Film Petualangan Sherina 1

Saat gembar-gembor film Petualangan Sherina akan ada sekuelnya, tiga tahun lalu, Miles Film mengunggah video di saluran YouTube-nya dengan durasi panjang dan bersambung tentang behind the scene Petualangan Sherina 1. Ada banyak hal yang baru saya ketahui tentang proses pembuatan film legendaris ini. Makin tahu proses di balik layarnya, akan makin excited menonton ulang film dan sekuelnya!

Lokasi Rumah 

Sherina dikisahkan semula tinggal di daerah Jakarta (lalu pindah ke Bandung), sedangkan Sadam tinggal di Lembang, Bandung. Kita bisa melihat suasana lingkungan rumah yang berbeda dari keduanya. Namun, siapa sangka, ternyata rumah Pak Ardiwilaga (bapaknya Sadam) dan rumah keluarga Sherina berlokasi di satu rumah yang sama. Jadi, dalam memilih sebuah rumah untuk keperluan syuting Petualangan Sherina, para tim harus mencari sebuah rumah yang luas dan terdiri dari beberapa spot dan ruangan. Hal ini karena ruangan-ruangan tersebut akan dibagi menjadi rumah Sherina, rumah Sadam, ruangan tempat penyekapan Sadam, dan termasuk ruangan-ruangan khusus kru dan ruangan untuk keperluan penyimpanan barang-barang syuting.

rumah Sadam (keluarga Pak Ardiwilaga)

ruang penyekapan

rumah Sadam

rumah Sadam

rumah keluarga Sherina

Posisi Kamera saat Sherina di dalam Mobil

Masih ingatkah dengan adegan Sherina saat di perjalanan dari Jakarta ke Bandung? Adegan ini juga disimpan di bagian closing disertai lagu "Petualangan Sherina (Theme Song)". Di dalam adegan ini, Sherina sedang melamun dengan menatap jalan raya melalui jendela mobil. Menariknya, dalam proses pengambilan gambar, kamera disimpan di luar yang menempel langsung dengan jendela mobil. Di bawah jok Sherina, terdapat kru yang stand by untuk mengatur kamera tetap kokoh merekam adegan.
 



Syuting pada Musim Hujan

Tentu saja, bekerja untuk sebuah film petualangan pada musim hujan akan menjadi sebuah tantangan tersendiri. Kalau diingat-ingat, beberapa adegan di luar ruangan memang membuktikan syuting saat musim hujan, misalnya perkebunan dan hutan yang daunnya terlihat segar dan agak basah, serta tanah yang berlumpur. Dengan kondisi musim hujan ini, tentu juga akan berpengaruh pada shadow gambar yang terlalu gelap dan menjadi pe-er tersendiri untuk para tim.




Adegan Siang Dibuat pada Malam Hari

Ada banyak penyesuaian yang diperlukan demi memenuhi target yang telah dibuat, misalnya dalam urusan deadline waktu. Salah satu penyesuaiannya adalah mereplika latar waktu menjadi terlihat seperti siang hari. Dalam proses pembuatan film Petualangan Sherina, para pemain yang mempunyai scene di luar kelas, harus syuting pada malam hari. Karena latar tempatnya di sekolah dan tentu latar waktunya adalah pagi atau siang hari, dipasanglah banyak lampu sebagai tiruan sinar matahari sehingga terlihat seperti pagi atau siang hari (meski saat kecil, saya sempat bertanya-tanya mengapa mereka bersekolah di sore hari--akibat cahaya lampu yang terlihat menyerupai sinar matahari saat sore).




Belajar di Tempat Syuting

Sebagai aktor dan aktris cilik, tentu ada kewajiban lain yang perlu mereka tunaikan, yaitu bersekolah. Dalam video Behind The Scene milik Miles Film, Sherina dan Derby mengaku perlu cuti sekolah selama dua bulan. Untuk menggantikan masa-masa belajar selama dua bulan itu, mereka memiliki jadwal belajar khusus bersama guru privat di lokasi syuting.

Pengisi Suara Sadam

Siapa yang baru tahu kalau ternyata saat Sadam nyanyi, suaranya bukan menggunakan suara Derby, melainkan suara orang lain? Di film Petualangan Sherina 1 ini, pengisi suara Sadam saat bernyanyi adalah Rodo Purba. Meski begitu, di film sekuelnya, suara bernyanyi Sadam sudah dinyanyikan langsung oleh Derby!  


Sebagai sineas muda kala itu, Riri Riza dan Mira Lesmana berhasil membuat film anak-anak di tengah kehausan masyarakat Indonesia terhadap film bermutu di Indonesia. Tak hanya itu, mereka berhasil membuat film yang berbeda karena berani menghadirkan film musikal yang tentu tak kaleng-kaleng! Apresiasi tertinggi juga untuk semua kru film Petualangan Sherina yang sudah berhasil membuat film ini begitu apik. 

So, sudah siap untuk menonton film Petualangan Sherina 2? Sambil menunggu, kita rewatch dulu yuk versi tahun 2000-nya! Selamat bernostalgia!

Bagi yang ingin menonton video behind the scene film Petualangan Sherina 1 secara lengkap, bisa ditonton di sini:

Related Posts